Crash atau terjadinya kecelakaan saat mengendarai suatu kendaraan bukanlah suatu hal yang mustahil. Penyebab terjadinya bisa dari berbag...
Crash atau terjadinya kecelakaan saat mengendarai suatu kendaraan bukanlah suatu hal yang mustahil. Penyebab terjadinya bisa dari berbagai
kemungkinan. Nah, itulah yang menjadi PR bagi setiap produsen mobil agar
menciptakan mobil seaman mungkin. Jadi, bukan hanya menciptakn mobil yang enak
di kendarai, namun juga aman bagi pengendara dan penumpangnya. Namun sayangnya,
teknologi teknologi keselamatan yang di Eropa wajib, di Indonesia masih banyak
mobil yang belum menggunakannya. Terlepas dari itu, kita juga mesti berdoa kepada yang maha kuasa agar di beri keselamatan yaa!. Okelah, kali ini saya ingin membahas
tentang peralatan keselamatan yang terdapat dalam mobil. Sebenarnya safety di
dalam mobil itu terbagi menjadi 2, yaitu Active driving safety dan Passive
driving Safety. Apa perbedaannya? Mari kita lihat!
1.
1. Active driving Safety
Active driving safety adalah system keselamatan
didalam mobil yang bekerja secara aktif. Sederhananya, system inilah yang
menyelamatkan kita agar terhindar dari hal hal yang tidak diinginkan. Nah,
berikut inilah macam macam Active driving safety
Merupakan suatu
sisitem yang menghindari mobil agar tidak understeer dan oversteer sehingga
kemungkinan mobil akan terguling akan semakin kecil. ESC ini, juga bekerja sama dengan system
ABS. Di eropa sebenarnya ini salah satu fitur WAJIB. Dann biasanya jika ingin melakukan
pengetesan performa mobil, biasanya ESC ini dimatikan karena akan mengurani
sedikit laju mobil. Jika membahas mobil termurah yang dijual di Indonesia yang
memakai fitur ini, alhamdulillahnya ada Honda mobilio. Dan, belum tentu mobil yang
diatasnya memiliki fitur ini. ESC ini tidak bisa dipasang pasang begitu saja, mungkin hampir
mustahil. Mobil yang pertama menggunakan ini adalah Mercedes Benz S-Class pada
tahun 90-an.
Sederhananya, system ini membantu jika
anda sedang melakukan pengereman. Dimana, system ini membantu agar ban
tidak terkunci, jadi anda dapat melakukan pengereman walaupun sedang berbelok.
Rata rata mobil saat ini menggunakan ABS. Dan untuk mobil di atas 200 juta, hampir semua mobil
menggunakannnya.
·
Lane Departur Warning
Nah, ini merupakan fitur yang cukup jarang yang ditemui di mobil mobil
yang dijual di Indonesia. Lane departure assist ini adalah system keselamatan
yang berguna agar mobil tidak keluar jalur, mungkin pada saat anda mengantuk.
Sistem ini berfungsi jika anda sedang ingin keluar jalaur tapi tidak menyalakan
lampu sen, sehingga timbul peringatan berupa suara atau bahkan dapat
mengintimidasi di bagian pengereman agar stir kembali luru. Mobil termurah yang
dijual di Indonesia yang memakai fitur ini adalah Mazda CX-5.
·
Autonomous Braking
Autonomus braking adalah suatu sisitem keselamatan yang berguna jika anda sedang ngantuk atau mobil didepan anda sedang mengerem mendadak. Dengan bantuan sensor sensor, mobil akan melakukan pengereman secara otomatis. Namun, jangan juga terlalu mempercayai 100% system ini, karena apapun kan itu buatan manusia. Itu terbukti saat pengetesan Mazda 2 GT oleh autonetmagz yang hampir menabrak karena autonomus brakingnya tidak berfungsi. Jadi, meskipun mobil anda memiliki fitur ini, anda sebagai pengendara tetap harus berhati hati!.
Baca Juga : Daftar Mobil Hybrid Tercepat Di Dunia
Blind spot monitoring adalah suatu peralatan keselamatan yang terdapat di
spion mobil. Dasarnya, ketika anda ingin berubah jalur dan menggunakan sen,
saat ada mobil atau motor yang ingin menyelip anda akan muncul peringatan
berupa seperti gambar lampu di kaca spion. Jika membahas mobil termurah di Indonesia,
sepertinya hanya Mazda 2 GT.
2.
2. Passive driving savety
Passive Driving savety adalah alat
keselamatan yang berfungsi apabila terjadi kecelakaan. Jadi, jika active safety
berguna untuk menghindari kecelakaan, passive safety ini berguna saat sudah
terjadi kecelakaan. Berikut beberapa Passive Driving Savety
Nah, ini merupakan fitur yang paling awam. Karena hampir mobil sekarang
ini menggunakan sisitem ini. Namun, biasanya hanya ada 2 yaitu di setir dan di
dashboard untuk penumpang depan. Sebenarnya AIRBAG itu bermacam macam, seperti
Curtain AIRBAG, KNEE AIRBAG dan lainnya. Dan, AIRBAG itu hampir tidak ada
gunanya jika anda tidak menggunakan seatbelt.
Jika AIRBAG saya katakan sebagai fitur awam, nah ini lebih lebih awam
lagi. Seat Belt sudah ada cukup lama, bahkan untuk ukuran mobil yang dijual di Indonesia
“Note: Biasanya fitur mobil yang masuk keindonesia itu dikurangi fiturnya untuk
mengurangi pajak atau ATPM ingin meraup untung yang banyak”. Sealt belt ini,
sangat sangat penting untuk keselamatan,
walaupun memang banyak dilanggar oleh pengendara.
NOTE!: Artikel ini bukan promosi Mazda 2 GT yaa! memang dianya yang terlalu lengkap : ). Dan masih banyak lagi alat keselamatan lainnya, seperti traction control, ISOFIX dan lainnya!.
Terima Kasih telah membaca artikel ini...!
Terima Kasih telah membaca artikel ini...!
Don’t
forget to like, share and read more my article.
Instagram =
@fadilmuhaimin
Facebook =
fadilmuhaimin
E-Mail = fadilmuhaimin88@gmail.com







