Instrumen cluster digital merupakan teknologi modern yang banyak digunakan oleh mobil mobil sekarang
Produsen mobil, selalu ingin berinovasi terus menerus hingga melampaui sebuah batas. Semua dilakukan demi kepuasan konsumen dan gengsi terhadap produsen lain. Inovasi terhadap teknologi adalah salah satu hal yang diutamakan oleh produsen dan semua itu berlangsung dengan sangat cepat. Lihat saja teknologi teknologi yang ada sekarang, pastinya dulu kita merasa itu tidak mungkin.
Kini, hampir semua pengaturan mobil bisa dilakukan dengan I kali sentuhan tombol, layar, suara dan bahkan gerakan tangan. Semua serba elektrik, serba praktis. Misalnya saja, dulu kalau ingin menaik turunkan kaca mobil, harus menggunakan putar putaran ..#bruh… yang sebenarnya ada untungnya karena cukup membakar kalori bagian tangan…hehehe.
Sekarang, umat manusia sudah tidak perlu itu lagi karena sekarang elektrik, bahkan beberapa mobil telah otomatis macam VW Polo, Toyota Vortuner, Dan Kijang Innova Q “lho kok langsung bahas yang ini…hehehe *maaf”. Nah, salah satu teknologi “terkini” yang dihadirkan oleh produsen mobil adalah instrument cluster digital.
Namun memang rata rata mobil yang menggunakan teknologi demikian adalah mobil yang berharga cukup “mahal”. Tapi jangan salah, ada juga kok yang murah seperti Renault Kwid…meskipun memang instrument cluster digitalnya lebih tepat dikatakan sebagai instrument cluster kalkulator *hehe.
Kembali ke topik, kali ini saya akan membagikan daftar mobil dengan instrument cluster digital terkeren!.
• Virtual Cockpit ( Audi Q7 dan Audi A4….dan lain lain)
Dengan TAG-Line “Virtual Cockpit, Technology Is Your Co-Pilot”, Audi menyuguhkan sensasi berada di video game. Bentuknya yang futuristik membuat virtual cockpit ini sangat keren. Sangat benyak yang dapat di control dari sini. Misalnya saja, Navigasi, 3D Google Earth, data trafik, dan masih sangat banyak lagi.
Mobil yang pertama yang mendapatkan teknologi adalah Audi Q7 “kalau tidak salah ya”, dan kemudian disusul mobil mobil lainnya seperti R8, A4, TT, dan TTS. Virtual cockpit ini mengusung layar 12,3 inc full LED. Audi tidak sendirian dalam merancang teknologi ini, dia juga bekerja sama dengan NVIDIA.
Pada Audi TT, menggunakan chip NVIDIA dengan kecepatan 60 fps “mungkin nb saya kalah speknya dari ini..hehehe”. Semua itu agar control di virtual cockpit ini berjalan secara halus dan cepat. Dengan virtual cockpit ini, pengendara akan merasakan seperti di masa depan.
• BMW Serie 7
Kali ini, kita berpindah ke salah satu rival berat Audi, yaitu BMW. Untuk soal instrument cluster digital, sebenarnya awalnya di suguhkan untuk BMW X6 dan kemudian disusul oleh BMW Serie 7 ini. Memang, kalau dilihat dari segi fitur,BMW Serie 7 ini masih “kalah” kalau dibandingkan dengan virtual cockpitnya Audi.
Namun menurut saya tetap keren, dan itu diakibatkan oleh chrome yang mempertegas speedometernya. Rasa mewah dan modern sangat kental terasa. Pada saat memasuki mobil, instrument cluster ini langsung menyambut kita sehingga menimbulkan kesan spesial.
Fitur ini juga terdapat di BMW Serie 5 terbaru, namun ada upgradenya karena ada vitur semi autonomus drive.
• Jaguar F-Pace
Tak mau kalah dari rival jermannya, Jaguar juga menyuguhkan instrument cluster digital pada SUV pertamanya, yaitu Jaguar F-Pace. Dia memiliki fasilitas yang “mirip” dengan virtual cockpitnya Audi. Karena memiliki fitur fitur canggih seperti Navigasi yang dapat dilihat secara penuh.
Settingannya pun banyak. Misal, terdapat 4 tema untuk model instrument clusternya, pilihan untuk menampilkan Km/Jam atau Mil per jam, dann 4 tema tadi akan berubah sesuai mode berkendara. J
adi, totalnya ada 8 pilihan tampilan untuk instrument cluster jaguar F-Pace ini. Ada juga pilihan apakah ingin menampilkan torchlight effect. Torchlight effect ini adalah fitur dimana hanya angka yang berada di dekat jarum yang menyala, dan lainnya gelap.
• Mercedes-Benz S-Class
S-Class, mobil istimewa yang sejatinya hanya untuk penumpang belakang “bos, pejabat, presiden, ratu, raja, dan lainnya). Mobil ini juga menggunakan instrument cluster digital besar yang couple dengan layar multimedianya. Namun, mungkin ini merupakan mobil yang berada di kelas premium yang instrument clusternya kurang menarik.
Yahh itu sih tergantung tapi karena hanya menggunakan warna warna standar, maka kelihatannya biasa biasa saja.Bandingkan saja dengan rivalnya, Serie 7. Tapi, bukan berarti jelek, tapi modernnya kurang muncul.
Mungkin ini juga dikarenakan Mercedes Benz S-Class hadir lebih awal dibandingkan dengan Serie 7. Walaupun digital, namun belum bisa menampilkan navigasi di instrument clusternya.
Itulah tadi daftar mobil yang menggunakan instrument cluster digital terkeren. Sebenarnya, masih ada mobil mobil lain yang menggunakan teknologi ini seperi Renault Koleos, CR-V baru “di Amerika”, dan lainnya. Mobil dengan teknologi ini memang masih “baru” untuk sekarang dan nantinya mungkin hampir semua mobil menggunakan fitur tersebut.
Nah, apakah anda tertarik dengan mobil mobil tersebut?... kalau saya sih sangat sangat sangat dan tegaskan LAGI sangat tertarik, namun tabungan masih berkata NO…hehehe.
Sekian, terima kasih mengunjugi dan membaca artikel artikel blog ini, kalau bermanfaaat anda bisa share artikel ini!.
Oiya, jika anda pengguna android, tak ada salahnya untuk menunjungi pangaranrtekno.gaInstagram = @fadilmuhaimin
Facebook = fadilmuhaimin
E-Mail = fadilmuhaimin88@gmail.com
WikiDhil
- Instrumen Cluster, sederhananya dapat diistilahkan sebagai speedometer digital.
- BMW X6, SUV BMW Termahal yang berbentuk coupe "landai", jadi seperti gabungan antara sedan dan SUV atau SAV
- NVIDIA, perusahaan teknologi. Biasanya membuat kartu grafis untuk laptop biasa maupun gaming.
- Renault Kwid, mobil "murah" yang dikeluarkan Renault Indonesia. Tidak masuk ke kelas LCGC karena ini impor dari India, namun harganya tetap bersaing dengan mobil LCGC.
- Google Earth, aplikasi dari google yang menyediakan fasilita untuk melihat bumi. Mirip dengan maps, namun ini menampilkan wujud dari bangunan bangunan yang kita lihat *tapi bukan real time.



