Toyota C-HR, merupakan calon “pembunuh” popularitas dari Honda H-RV dan Mazda CX-3. Kehadirannya di Geneva Motor Show 2016, membuat...
Toyota C-HR, merupakan calon “pembunuh” popularitas dari Honda H-RV dan Mazda CX-3. Kehadirannya di Geneva Motor Show 2016, membuat banyak orang penasaran, termasuk juga saya. Nah, kabar terbaru mengatakan kalau mobil ini bakal mendarat di Australia bulan ini, atau bulan maret.
C-HR Australia akan menggunakan mesin 1.200cc dengan turbo sehingga dapat menyemburkan tenaga 114hp dan torsi 185 Nm. Yang disayangkan adalah kenapa dengan mesin turbo ini harus dikawinkan dengan transmisi CVT 6 Speed? Sama halnnya dengan civic turbo.
Tapi untungnya, masih ada pilihan transmisi manual 6 Speed sehingga terdapat pilihan lain kalau anda yang suka turbo dan “benci” kepada CVT. Toyota C-HR ini bisa dibilang cukup lengkap, seperti velg 17 inch, pemanas kaca, navigasi, LED DRL dan fog lamp, 6 speaker, dual zone climate control, wiper otomatis dan kursi berbahan fabric.
Untuk keamanan, C-HR ini dilengkapi dengan autonomus braking sperti SCBSnya mazda, lane departure alret, blind spot monitoring, dan adaptive cruise control. Hebatnya, fitur fitur itu tersedia di tipe menengahnya.
DI trim teratasnya, Toyota menambahkan lagi dengan LED headlight, keyless entry denhan star stop engine button, pemanas kaca depan, kaca dengan tirai untuk privasi, LED taillights, ambient lighting berwarna biru yang sangat cantik, dan velgnya menggunakan 18 inch. Untuk harga, dimulai dengan A$25,000.
Sekilas tentang C-HR. Mobil ini merupakan mobil yang membuat
publik penasaran. Autocar.com juga menempatkan mobil ini sebagai mobil dengan
pencarian terpopuler.
Sempat hadir konsepnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show “GIIAS” 2016, namun memang hanya sebatas konsep walaupun pada saat itu versi produksinya sudah ada.
Mobil ini berbeda dengan Toyota kebanyakan, karena mobil ini lebih mementingkan pengendara dari pada penumpang. Lihat saja atapnya yang sangat melandai. Itu pasti akan mengurangi space penumpang tapi membuat mobil ini makin aerodinamis.
Ini merupakan perwujudan dari platform baru TNGA baru Toyota. Diluar sana, pilihan mesinnya ada 3. Pertama 1.200 cc Turbo, 1.800 cc Hybrid dan 2000 cc yanpa turbo ataupun Hybrid.
Sempat hadir konsepnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show “GIIAS” 2016, namun memang hanya sebatas konsep walaupun pada saat itu versi produksinya sudah ada.
Mobil ini berbeda dengan Toyota kebanyakan, karena mobil ini lebih mementingkan pengendara dari pada penumpang. Lihat saja atapnya yang sangat melandai. Itu pasti akan mengurangi space penumpang tapi membuat mobil ini makin aerodinamis.
Ini merupakan perwujudan dari platform baru TNGA baru Toyota. Diluar sana, pilihan mesinnya ada 3. Pertama 1.200 cc Turbo, 1.800 cc Hybrid dan 2000 cc yanpa turbo ataupun Hybrid.
Apa kabar Indonesia?, banyak kabar yang beredar kalau
C-HR ini akan juga dikeluarkan tahun ini oleh Toyota Astra Motor “TAM”. Namun,
speknya banyak berubah karena memang kemungkinan besar C-HR ini CKD alias
rakitan lokal. Jadi, bukan berasal dari pabrik di Turki, Jepang, Maupun
Thailand.
Perbedaannya misalnya mesinnya bukan menggunakan turbo alias naturally aspirated namun menggunakan mesin 1.500cc seperti yaris, vios, dan sienta. Tidak ada juga autonomus braking, line departure alret dll.
Memang di Indonesia masih jarang fitur keselamatan macam itu, tapi fitur vitur wajib macam VSA, Hill Start Assist masih ada. Dann, jangan terlalu berharap kalau head unit C-HR ini seperti yang duluar sana.
Karena kemungkinan besar akan sama dengan kepunyaan sienta atau bisa juga sama dengan yaris.
Perbedaannya misalnya mesinnya bukan menggunakan turbo alias naturally aspirated namun menggunakan mesin 1.500cc seperti yaris, vios, dan sienta. Tidak ada juga autonomus braking, line departure alret dll.
Memang di Indonesia masih jarang fitur keselamatan macam itu, tapi fitur vitur wajib macam VSA, Hill Start Assist masih ada. Dann, jangan terlalu berharap kalau head unit C-HR ini seperti yang duluar sana.
Karena kemungkinan besar akan sama dengan kepunyaan sienta atau bisa juga sama dengan yaris.
Untuk harga di Indonesia memang masih belum diketahui, namun karena dirakit di Indonesia dan menggunakan mesin yang dibuat di Negara tercinta ini, maka kemungknan besar harganya akan bersaing dengan HR-V ataupun Chevy Trax.
Jika akan keluar tahun ini, maka merupakan hal yang sangat menarik karena Mazda juga akan mengeluarkan CX-3 ditahun ini juga sehingga akan saling bersaing satu sama lain.
Toyota juga harus mengingat bahwa Honda memakan penjualan yang sangat banyak dari HR-Vnya karena Trax juga tidak mampu mengalahkan HR-V. Lihat sajainden inden dari HR-V, tanyakan kepada orang yang telah memiliki HR-V betapa lamanya menuggu mobil yang datang karena pesanannya memang membeludak.
Jadi, ini akan semakin menarik. Apakah Toyota dapat melambung HR-V, atau akan bernasib sama dengan NAV 1 yang merupakan produk Toyota gagal?. Itulah mengapa hal ini sangat menarik. J
ika ada kritik silahkan bersuara di kolom komentar. Kami sangat menghargai hal tersebut.
Don’t
forget to like, share and read more my article.
Instagram =
@fadilmuhaimin
Facebook =
fadilmuhaimin

